WBP Lapas Namlea Panen Buncis
Namlea – Keberhasilan program pembinaan kemandirian kembali diraih Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea melalui panen 55 Kg sayuran Buncis yang dilaksanakan di lahan Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), Jumat (19/9).
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy mengatakan panen ini membawa keberkahan tersendiri bagi Lapas Namlea terlebih dilaksanakan bertepatan di hari Jumat. “Menurut kepercayaan orang Islam, hari jumat adalah hari yang paling mulia dan spesial dalam sepekan serta penuh dengan keberkahan. Berkah itu juga kami dapat dengan sayuran buncis yang akhirnya panen lagi dengan hasil puluhan kilo. Ini adalah doa dan harapan kita semua yang akhirnya terkabul agar program pertanian Lapas Namlea terus berjalan lancar,” kata Marasabessy.
Ia menambahkan panen ini adalah perwujudan dari salah satu target Presiden Republik Indonesia (RI) yang dicanangkan dalam Asta Cita dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi Pemasyarakatan untuk mewujudkan swasembada pangan.
“Kami berkomitmen untuk mewujudkan target capaian pemerintah dan kementerian dalam mendukung swasembada pangan yang tengah menjadi program prioritas presiden RI. Melalui program pembinaan kemandirian yang dikolaborasikan dalam bidang agribisnis, Kami ingin menunjukkan kontribusi pemasyarakatan dalam ketahanan pangan khususnya memastikan kebutuhan stok pangan masyarakat tercukupi,” tambahnya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Lapas Namlea telah bermitra dengan masyarakat sekitar dan pengepul sayuran dalam memasarkan hasil budidaya pertanian warga binaan ini. “Setiap panen tiba, hasilnya kami jual ke pihak luar agar nantinya bisa dipasarkan. Untuk panen kali ini, seluruhnya sudah terjual dan akan kembali panen pada minggu-minggu berikutnya,” ujar Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin.(BI-04)


























Discussion about this post