Banteng Indonesia,-Mahasiswa KKN UINSU bersama masyarakat Desa Marubun, Kecamatan Sipispis, menggelar Seminar Stunting sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak dan generasi mendatang.
Acara ini menghadirkan narasumber dari ahli gizi Puskesmas Sipispis, yang membawakan materi seputar pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.
Seminar ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Marubun serta Kepala Puskesmas Sipispis yang memberikan dukungan penuh terhadap program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam pemaparannya, ahli gizi menekankan bahwa stunting bukan hanya masalah gizi, melainkan juga menyangkut pola asuh, sanitasi, serta pemahaman orang tua dalam memberikan asupan makanan yang tepat pada 1000 hari pertama kehidupan anak.
“Stunting dapat dicegah bila masyarakat memiliki kesadaran sejak dini tentang pentingnya gizi seimbang, imunisasi, dan pola hidup bersih,” ujar narasumber dalam penyampaiannya.
Kepala Desa Marubun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat mendukung seminar seperti ini karena memberi edukasi langsung kepada masyarakat agar anak-anak di desa kita tumbuh sehat dan cerdas,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sipispis menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Ketua KKN UINSU Desa Marubun, Edwansyah Siahaan, juga menyampaikan harapannya. “Melalui seminar ini kami ingin berkontribusi nyata untuk masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencegah stunting. Kami percaya bahwa masa depan bangsa ditentukan dari generasi sehat yang kita siapkan hari ini,” ungkapnya.
Dengan adanya seminar ini, diharapkan masyarakat Desa Marubun semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga, khususnya anak-anak, agar terhindar dari risiko stunting dan dapat mewujudkan generasi emas yang lebih baik.(BI-06)




























Discussion about this post