Banteng Indonesia,- Bupati Buru, Ikram Umasugi mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan pelaksanaan Jumat Bersih secara serentak di seluruh RT, RW, dan dusun dalam wilayah Kota Namlea.
Kebijakan ini dikeluarkan dalam rangka menyambut dua perayaan penting, yaitu Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Buru ke-26 yang di peringati setiap tanggal 12 Oktober.
Bupati ingin memastikan Kota Namlea tampak bersih, tertib, dan indah saat perayaan besar tersebut berlangsung.
Kegiatan kebersihan ini akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Mulai dari perangkat desa, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha.
Keterlibatan semua pihak ini mencerminkan semangat gotong royong dan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bupati menegaskan bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
Aksi bersih-bersih ini dijadwalkan berlangsung setiap hari Jumat selama tiga bulan, mulai dari Agustus hingga Oktober. Jadwal yang rutin ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif di masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan demikian, semangat gotong royong yang menjadi inti dari kegiatan ini tidak hanya terasa saat perayaan besar, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dalam surat edaran tersebut, Bupati Umasugi juga mengimbau para lurah, kepala desa, dan ketua RT/RW untuk memimpin langsung kegiatan bersih-bersih di wilayah masing-masing.
Peran para pemimpin ini sangat penting untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan terkoordinasi. Mereka juga diwajibkan untuk melaporkan pelaksanaannya kepada pemerintah kecamatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi.
Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalisasi persiapan kota dalam menyambut dua perayaan bersejarah.(LM-04)




























Discussion about this post