Banteng Indonesia, – Tokoh Pemuda Maluku, Mat Tuhepaly, mengapresiasi langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam menjaga stabilitas dan perdamaian sosial di wilayah Maluku yang memiliki sejarah panjang konflik komunal.
Menurut Tuhepaly, sejak dilantik, Gubernur Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, khususnya saat muncul potensi benturan sosial di tengah masyarakat.
“Gubernur tidak menunggu situasi memburuk. Ketika tanda-tanda konflik muncul, beliau hadir langsung di lapangan,” kata Tuhepaly kepada media ini, Kamis (8/1/2026).
Ia menilai, kehadiran langsung Gubernur Maluku sejauh ini di lokasi bentrokan merupakan bentuk kepemimpinan yang responsif.
Dalam setiap penanganan konflik, Gubernur disebut turun berdialog dengan warga, didampingi unsur TNI dan Polri, serta mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan.
Tuhepaly menyebutkan, Gubernur Lewerissa secara konsisten menyerukan pentingnya menjaga kedamaian, tidak mudah terprovokasi, dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal Maluku seperti pela gandong.
“Stabilitas dipandang sebagai fondasi penting bagi pembangunan dan masa depan Maluku,” ujarnya.
Selain upaya menjaga keamanan, Tuhepaly juga menilai Pemerintah Provinsi Maluku bergerak cepat dalam memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga yang terdampak konflik sosial.
Terkait adanya tudingan bahwa Gubernur Hendrik Lewerissa bersikap tebang pilih dalam menangani konflik, Tuhepaly menegaskan tuduhan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Menurutnya, penanganan konflik dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan Kapolda Maluku, Pangdam XV/Pattimura, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ia berharap seluruh elemen masyarakat tetap menjaga persatuan dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan situasi Maluku yang aman dan damai dalam menjawab percepatan Pembangunan di Maluku tercinta ini.(BI-05)



















Discussion about this post