Banteng Indonesia,- Plt Kadis Parawisata Buru Selatan, Ismudin Boy kini mulai tancap Gas mendorong potensi wisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Buru Selatan (Bursel).
Kepada Media ini kemarin, Ismudin boy menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini Dinas Pariwisata akan bekerjasama dengan teman – teman dari Bipolo Creative Center (BCC) dan Dinas teknis lainnya untuk menggelar kegiatan Vestifal Budaya Wamsoba Ekonomi Resort.
Kegiatan ini dalam rangka mempromosikan seluruh potensi parawisata dan kearifan lokal yang ada di Bursel sekaligus pengembangan ekonomi kreatif lewat UMKM demi mendorong kemajuan parawisata didaerah.

Baginya pesona dan daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Bursel dapat dikatakan tidak kalah dengan beberapa daerah lain yang ada di Indonesia.
Daerah Bursel berada di Provinsi Maluku yang menawarkan panorama alam yang indah. Terlebih lagi dengan berbagai macam aneka seni budaya dan juga ragam hayati yang ada di daerah ini.
Ismudin Boy mengatakan bahwa Kabupaten Buru Selatan Maluku memiliki banyak potensi wisata yang beragam, seperti pantai, desa wisata, dan sungai.
Di Buru Selatan ada Pantai Wamsoba: Pantai landai dan panjang dengan pasir coklat bercampur kerikil. Salah satu daya tarik utama dari Pantai Wamsoba adalah keindahan matahari terbenam. Saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat, langit berubah menjadi warna jingga dan merah muda, menciptakan pemandangan yang sangat romantis dan memukau.
Pantai Desa Waly, Pantai dengan batu-batu kerikil warna-warni, serta kios-kios makanan khas lokal dan panorama pantai yang indah.
Desa Wisata Namrinat Desa wisata yang menjadi lokasi arung jeram di Sungai Waetina.
Sungai Waetina merupakan Sungai besar di Kabupaten Buru Selatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) 48.132 hektar
Sungai Waetina menjadi lokasi arung jeram yang menantang jiwa para petualang.
Kemudian, Pulau Tomahu di Kecamatan Kepala Madan menyimpan potensi wisata alam yang indah dan menarik. Pulau Tomahu sebagai pulau yang dikelilingi oleh laut dengan memiliki destinasi wisata alam yang sangat indah.
Desa Wisata Tifu memiliki potensi dan daya tarik wisata, karena memiliki daya tarik yang besar maka Desa Tifu menjadi salah satu kawasan strategi pegembangan pariwisata. Secara administrasi Desa Tifu berada tepat di Kecamatan Leksula Kabupaten Bursel. Desa Tifu bisa di akses Melalui Jalur laut menggunakan Speedboat/Longboat dari Ibukota Kabupaten Bursel (Namrole).
“Dan masih banyak potensi Wisata Alam lainnya di Kecamatan Ambalau, Fena Fafan dan Kecamatan Waesama di Bursel yang harus kita dorong agar lebih maju berkembang kedepannya, “Jelasnya.
























Discussion about this post