Pembinaan tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KUA Namrole dalam membina generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak mulia, memiliki pemahaman agama yang baik, serta mampu mengambil peran positif di tengah masyarakat. Terlebih menjelang Ramadhan, pembekalan spiritual kepada remaja dinilai sangat penting sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas ibadah.
Dalam penyampaiannya, Eliyas Pelu menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam menyambut bulan penuh berkah. Ia mengajak para remaja masjid untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana membentuk karakter yang sabar, jujur, dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Eliyas juga mendorong Remaja Masjid Al Hidayah agar berperan aktif dalam memakmurkan masjid selama Ramadhan. Mulai dari pengelolaan kegiatan keagamaan, tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, hingga membantu pelaksanaan ibadah tarawih dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Peran aktif remaja masjid diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih hidup dan bermakna di Desa Leku.
Para peserta pembinaan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Diskusi interaktif dan penyampaian materi yang komunikatif membuat suasana pembinaan berlangsung dinamis dan penuh semangat. Para remaja juga diberikan motivasi agar tetap istiqamah dalam menuntut ilmu agama serta menjauhi pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Kegiatan pembinaan rutin ini diharapkan mampu menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang religius, moderat, dan berdaya saing. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dari Penyuluh Agama Islam, Remaja Masjid Al Hidayah Desa Leku diharapkan siap menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagai aktivitas positif yang bernilai ibadah.
Melalui kegiatan ini, KUA Namrole kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat, khususnya generasi muda, guna mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah. (BI-03)
Discussion about this post