Banteng Indonesia,— Amanah baru dipercayakan kepada Mochtar Ohorella untuk membawa semangat anak muda Maluku agar semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan nasional.
Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Muda 08 (BARAMUDA-08) memberikan mandat kepada Mochtar Ohorella untuk mengawal pembentukan dan penyusunan kepengurusan DPD BARAMUDA-08 Provinsi Maluku masa bakti 2025–2030.
Mandat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP BARAMUDA-08 Nomor 121/SK/DPP/BM08/X/2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 4 Oktober 2026.
Surat Keputusan (SK) mandat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP BARAMUDA-08, Rhesa Yogaswara, kepada Mochtar Ohorella pada 6 Oktober 2026, di Jl. Elpaputi, Kramat Pulo, Jakarta Pusat.
Dalam keputusan tersebut, Mochtar Ohorella dipercaya sebagai Ketua penerima mandat, bersama Abubakar Tuasikal sebagai Sekretaris dan Dinda Deswita Puspa Tanjung sebagai Bendahara.
Bagi Mochtar, mandat tersebut bukan sekadar membentuk struktur organisasi. Ada pekerjaan yang lebih besar, yakni membangun organisasi yang dekat dengan masyarakat serta mampu menjadi ruang bagi anak muda Maluku untuk berkembang dan memberikan manfaat.
Memperkuat BARAMUDA-08 di Maluku
Langkah pertama yang menjadi perhatian adalah memperkuat organisasi BARAMUDA-08 di Maluku.
Penguatan tersebut akan dilakukan melalui konsolidasi kepengurusan, membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat serta mengajak generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan yang positif dan produktif.
“Organisasi ini harus hadir di tengah masyarakat. Kita ingin BARAMUDA-08 di Maluku bukan hanya memiliki struktur, tetapi juga memiliki kegiatan dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” menjadi semangat yang dibawa dalam proses pembentukan kepengurusan.
Bersinergi dengan Pemerintah Daerah
Mochtar juga menempatkan sinergi dengan pemerintah daerah sebagai salah satu agenda penting.
Menurutnya, organisasi masyarakat dan relawan dapat menjadi mitra sosial yang membantu membuka ruang komunikasi antara masyarakat, khususnya generasi muda, dengan pemerintah.
Sinergi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, kepemudaan, pemberdayaan masyarakat dan berbagai program lain yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Mendorong Ekonomi Kreatif Anak Muda Maluku
Salah satu perhatian utama lainnya adalah meningkatkan ekonomi kreatif anak muda Maluku.
Potensi generasi muda Maluku dinilai sangat besar, baik dalam bidang kreativitas, seni, budaya, usaha mikro, digital, pariwisata maupun sektor ekonomi kreatif lainnya.
Karena itu, BARAMUDA-08 Maluku diharapkan dapat menjadi wadah untuk mendorong anak-anak muda agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Semangat tersebut diarahkan pada kegiatan yang konkret, seperti pengembangan kewirausahaan muda, promosi produk lokal, pelatihan keterampilan serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Mengawal Program Pemerintah Daerah
Selain bergerak di bidang kepemudaan, BARAMUDA-08 Maluku juga ingin ikut mengawal program pemerintah daerah.
Pengawalan yang dimaksud bukan dalam arti mengambil alih peran pemerintah, tetapi menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menyampaikan aspirasi, memberikan masukan dan mendorong agar program pembangunan dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Dengan demikian, relawan tidak hanya hadir ketika momentum politik berlangsung, tetapi juga tetap bekerja ketika masyarakat membutuhkan.
Mendukung Asta Cita Presiden Prabowo
Dalam lingkup nasional, BARAMUDA-08 Maluku juga membawa semangat untuk **mendukung dan mengawal implementasi program pemerintah yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto**.
Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilantik pada 20 Oktober 2024 untuk masa jabatan 2024–2029.
Semangat tersebut, menurut arah organisasi, dapat diterjemahkan melalui kerja nyata di daerah: memperkuat sumber daya manusia, membuka peluang ekonomi bagi generasi muda, mendorong pemberdayaan masyarakat serta ikut menjaga persatuan dan kebersamaan.
Dengan demikian, dukungan terhadap agenda nasional tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui kegiatan yang dapat dirasakan masyarakat.
Dari Maluku untuk Indonesia
Bagi Mochtar Ohorella, membangun organisasi berarti membangun kepercayaan.
Karena itu, proses pembentukan DPD BARAMUDA-08 Maluku diharapkan dapat menjadi awal dari kerja bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, terutama generasi muda.
Dari Maluku, semangat itu diharapkan tumbuh menjadi gerakan anak muda yang kreatif, mandiri dan peduli terhadap daerah.
Memperkuat organisasi, bersinergi dengan pemerintah daerah, mendorong ekonomi kreatif, mengawal program pembangunan dan ikut mendukung agenda nasional menjadi lima semangat yang akan dibawa dalam membangun BARAMUDA-08 di Maluku.
Mandat kepada Mochtar Ohorella pun bukan sekadar sebuah keputusan organisasi. Ia menjadi awal dari sebuah tanggung jawab untuk mengajak lebih banyak anak muda Maluku bergerak bersama.
Karena perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.
Terkadang, perubahan dimulai dari anak-anak muda yang mau berkumpul, bekerja bersama dan memilih untuk memberikan manfaat bagi daerahnya.(BI-03)




























Discussion about this post