Bupati Laksanakan Pisah Sambut Kadis PTSP Buru
NAMLEA — Bupati Buru, Ikram Umasugi, S.E., melaksanakan kegiatan pisah sambut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Buru. Kegiatan tersebut menjadi momentum penghormatan atas pengabdian pejabat yang memasuki masa purna tugas sekaligus peneguhan komitmen terhadap keberlanjutan kinerja organisasi pemerintahan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Buru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Asis Latuconsina, S.E., atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada sektor penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu.
Bupati menegaskan bahwa masa purna tugas bukan sekadar berakhirnya perjalanan dalam struktur birokrasi, melainkan bagian dari perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat dan daerah. Pengalaman, pemikiran, serta kontribusi yang telah diberikan diharapkan tetap menjadi bagian dari nilai positif bagi kemajuan Kabupaten Buru.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Buru menyerahkan amanah pelaksanaan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PTSP Kabupaten Buru kepada Nur Laila Litiloly, S.E. Penyerahan tugas ini merupakan langkah administratif dan organisatoris untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan fungsi pemerintahan serta pelayanan publik tetap berjalan secara optimal.
Kepada pejabat yang menerima amanah, Bupati berharap agar tanggung jawab tersebut dilaksanakan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang transparan, efektif, responsif, dan akuntabel, sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintahan yang semakin berkualitas.
Menurutnya, Dinas PTSP memiliki posisi strategis dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberikan kemudahan pelayanan perizinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur menjadi aspek penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Buru.
Pergantian kepemimpinan dalam birokrasi hendaknya dimaknai sebagai proses regenerasi dan penguatan organisasi, bukan sekadar pergantian personel. Kontinuitas program, konsistensi kinerja, serta orientasi pada kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
Melalui momentum pisah sambut ini, Pemerintah Kabupaten Buru menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi mewujudkan BURU BERSERI. (BI-04/Aspirasi Buru)
Humas Pemerintah Kabupaten Buru
#BuruBerseri #PemkabBuru #IkramUmasugi #PTSPKabupatenBuru #PelayananPublik #ReformasiBirokrasi #TataKelolaPemerintahan #BekerjaDenganIkhlas




















Discussion about this post